ASN
Webinar ASN

SAPA ORTALA VIII: Penyelarasan SOP untuk Mendukung Sistem Kerja ASN yang Agile dan Kolaboratif

SAPA ORTALA VIII membahas pentingnya penyelarasan SOP ASN dalam mendukung sistem kerja yang lebih agile dan kolaboratif. Webinar gratis dari Kemendagri ini menghadirkan narasumber dari Kementerian PANRB dan menyediakan e-Sertifikat bagi peserta.

Penyelenggara : Biro Organisasi dan Tata Laksana Sekretariat Jenderal Kementerian Dalam Negeri

Thumbnail webinar gratis Abangasn tentang SAPA ORTALA Edisi VIII dengan tema Penyelarasan SOP Dalam Mendukung Sistem Kerja Baru Yang Agile dan Kolaboratif. Menampilkan ilustrasi 3D dua ASN menggunakan laptop dan tablet, bersumber dari Biro Organisasi dan Tata Laksana Kemendagri.

Detail Webinar

Tanggal

Selasa, 23 Juni 2026

Waktu

Sekapur Sirih

Bagi Kawan ASN yang terlibat dalam penyusunan prosedur kerja, tata laksana organisasi, maupun reformasi birokrasi, webinar ini bisa menjadi salah satu agenda yang menarik untuk diikuti. Topik yang diangkat tidak hanya membahas Standar Operasional Prosedur (SOP), tetapi juga bagaimana SOP dapat mendukung sistem kerja yang lebih agile dan kolaboratif di lingkungan pemerintahan.

Melalui SAPA ORTALA VIII, peserta akan diajak memahami pentingnya penyelarasan SOP dengan kebutuhan organisasi yang terus berkembang. Di tengah tuntutan pelayanan publik yang semakin dinamis, prosedur kerja yang tepat dapat membantu organisasi bekerja lebih efektif, mempercepat koordinasi, dan mendukung kolaborasi lintas unit kerja.

Informasi Webinar

Nama Kegiatan:
SAPA ORTALA Edisi VIII

Tema:
Penyelarasan SOP dalam Mendukung Sistem Kerja Baru yang Agile dan Kolaboratif

Penyelenggara:
Biro Organisasi dan Tata Laksana Sekretariat Jenderal Kementerian Dalam Negeri

Hari/Tanggal:
Selasa, 23 Juni 2026

Waktu:
09.00 WIB s.d. selesai

Platform:
Zoom Meeting

Meeting ID:
915 5277 3420

Passcode:
916447

Biaya:
Gratis

Sertifikat:
Free E-Sertifikat

Mengapa Webinar Ini Menarik untuk ASN?

Penyelarasan Standar Operasional Prosedur (SOP) menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung transformasi birokrasi yang sedang berlangsung di berbagai instansi pemerintah. Di tengah tuntutan pelayanan publik yang semakin cepat dan kebutuhan kolaborasi lintas unit kerja yang semakin tinggi, organisasi pemerintah perlu memastikan bahwa prosedur kerja yang digunakan tetap relevan dengan sistem kerja saat ini.

Melalui webinar ini, peserta akan memperoleh wawasan mengenai bagaimana SOP dapat mendukung sistem kerja yang lebih agile dan kolaboratif tanpa mengabaikan prinsip akuntabilitas dan tata kelola pemerintahan yang baik. Materi yang dibahas juga dapat menjadi referensi bagi instansi yang sedang melakukan penyempurnaan proses bisnis, penyederhanaan prosedur kerja, maupun penguatan reformasi birokrasi.

Webinar ini akan lebih relevan bagi ASN yang terlibat dalam penyusunan SOP, pengelolaan proses bisnis, reformasi birokrasi, maupun koordinasi lintas unit kerja. Namun demikian, materi yang dibahas juga dapat menjadi referensi bagi ASN dari berbagai bidang yang ingin memahami bagaimana sistem kerja modern dapat berjalan lebih efektif melalui prosedur yang selaras dengan kebutuhan organisasi.

Webinar Ini Cocok Diikuti Oleh:

  • Pengelola Organisasi dan Tata Laksana
  • Pengelola Reformasi Birokrasi
  • Analis Kebijakan
  • Perencana
  • Analis SDM Aparatur
  • Penyusun SOP dan Proses Bisnis
  • Pejabat Fungsional yang terlibat dalam tata kelola organisasi
  • ASN yang terlibat dalam koordinasi lintas unit kerja

Apa yang Akan Dibahas?

Berdasarkan tema yang diangkat, SAPA ORTALA VIII akan membahas pentingnya penyelarasan Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam mendukung sistem kerja baru yang lebih agile dan kolaboratif di lingkungan pemerintahan.

Meski rincian materi belum dipublikasikan oleh penyelenggara, topik ini erat kaitannya dengan upaya transformasi birokrasi yang mendorong organisasi pemerintah untuk bekerja lebih adaptif, responsif, dan mampu berkolaborasi secara efektif lintas unit kerja. Dalam konteks tersebut, SOP tidak hanya berfungsi sebagai pedoman kerja, tetapi juga sebagai instrumen yang membantu organisasi menjaga konsistensi proses dan kualitas layanan.

Melalui tema yang diangkat, peserta diharapkan memperoleh gambaran mengenai hubungan antara tata laksana organisasi, prosedur kerja, dan kebutuhan sistem kerja modern di lingkungan pemerintahan. Pembahasan ini menjadi relevan mengingat banyak instansi saat ini terus melakukan penyesuaian proses bisnis untuk mendukung pelayanan publik yang lebih efektif dan efisien.

Siapa Narasumbernya?

SAPA Ortala VIII menghadirkan narasumber dan keynote speaker yang memiliki pengalaman di bidang organisasi, tata laksana, dan reformasi birokrasi pemerintahan.

Istyadi Insani, S.Sos., M.Si.
Asisten Deputi Kebijakan Kelembagaan dan Tata Laksana Politik, Hukum, Keamanan, dan Pemerintah Daerah Kementerian PANRB yang memiliki pengalaman dalam pengembangan kebijakan kelembagaan dan tata laksana pemerintahan.

Dian Andy Permana, M.Si.
Kepala Biro Organisasi dan Tata Laksana Sekretariat Jenderal Kementerian Dalam Negeri yang akan hadir sebagai keynote speaker dalam kegiatan ini.

Melalui pengalaman dan bidang tugas yang diemban para narasumber, peserta diharapkan memperoleh wawasan mengenai pentingnya penyelarasan SOP dalam mendukung sistem kerja pemerintahan yang lebih agile dan kolaboratif.

SOP Bukan Sekadar Dokumen Administrasi

Bagi sebagian ASN, SOP sering kali identik dengan dokumen yang disusun untuk memenuhi kebutuhan administrasi atau persyaratan tertentu. Setelah ditetapkan, dokumen tersebut disimpan rapi dalam arsip atau folder bersama dan jarang dibuka kembali. Padahal seiring waktu, kebutuhan organisasi, teknologi, hingga cara kerja pegawai terus mengalami perubahan.

Belakangan kita juga semakin sering mendengar istilah agile dalam berbagai pelatihan, webinar, maupun pembahasan reformasi birokrasi. Secara sederhana, agile dapat dipahami sebagai cara kerja yang lebih lincah, adaptif, dan mampu menyesuaikan diri dengan perubahan. Sementara itu, kolaboratif berarti mampu bekerja sama secara efektif, baik di dalam unit kerja sendiri maupun dengan bidang lain yang memiliki tugas dan fungsi berbeda. Dalam praktik sehari-hari, banyak ASN sebenarnya sudah menerapkan prinsip tersebut, misalnya saat harus berkoordinasi lintas bidang untuk menyelesaikan suatu pekerjaan atau merespons kebutuhan masyarakat dengan cepat.

Di sinilah peran SOP menjadi penting. SOP yang baik tidak hanya menjelaskan urutan pekerjaan, tetapi juga membantu setiap orang memahami peran dan tanggung jawabnya. Ketika SOP selaras dengan kebutuhan organisasi, proses kerja menjadi lebih jelas, koordinasi lebih mudah dilakukan, dan pelayanan dapat berjalan lebih efektif. Sebaliknya, SOP yang sudah tidak sesuai dengan kondisi lapangan justru dapat memperlambat pekerjaan dan menyulitkan kolaborasi.

Orang tua Melayu punya petuah, “jalan yang terang memudahkan langkah.” Dalam organisasi, SOP yang baik ibarat penunjuk arah yang membantu setiap orang bergerak menuju tujuan yang sama. Karena itu, penyelarasan SOP bukan sekadar urusan dokumen, melainkan bagian dari upaya membangun cara kerja yang lebih efektif, adaptif, dan mampu menjawab tantangan birokrasi yang terus berkembang.

Poster Resmi Webinar

Poster Sapa Ortala Edisi VIII Biro Organisasi dan Tatalaksana Kemendagri tentang Penyelarasan SOP Dalam Mendukung Sistem Kerja Baru Yang Agile Dan Kolaboratif bersama Dian Andy Permana, Istyadi Insani, dan Cut Santhi Syah Fitri via Zoom Meeting.

Kredit Sumber : Biro Organisasi dan Tata Laksana Sekretariat Jenderal Kementerian Dalam Negeri

Cara Mengikuti Webinar

Bagi kawan ASN yang tertarik mengikuti SAPA Ortala VIII, kegiatan ini dapat diikuti secara gratis melalui Zoom Meeting pada jadwal yang telah ditentukan oleh penyelenggara.

Platform: Zoom Meeting

Meeting ID: 915 5277 3420

Passcode: 916447

Hari/Tanggal: Selasa, 23 Juni 2026

Waktu: 09.00 WIB s.d. selesai

Fasilitas: Free E-Sertifikat

Karena webinar ini terbuka untuk umum dan tidak dipungut biaya, peserta disarankan bergabung beberapa menit sebelum acara dimulai untuk memastikan koneksi internet dan perangkat yang digunakan telah siap. Dengan demikian, peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan sejak awal tanpa terkendala masalah teknis.

☕ Penutup

Penyelarasan SOP mungkin terdengar seperti isu yang cukup teknis. Namun dalam praktiknya, hal ini berkaitan langsung dengan bagaimana organisasi bekerja, berkoordinasi, dan memberikan pelayanan kepada masyarakat. SOP yang selaras dengan kebutuhan organisasi dapat membantu pekerjaan berjalan lebih efektif, memperjelas peran setiap pihak, serta mendukung kolaborasi yang lebih baik antar unit kerja.

Melalui SAPA Ortala VIII, peserta tidak hanya mendapatkan informasi mengenai tata laksana pemerintahan, tetapi juga kesempatan untuk memahami mengapa prosedur kerja perlu terus menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman. Di tengah tuntutan birokrasi yang semakin dinamis, kemampuan organisasi untuk beradaptasi menjadi salah satu kunci dalam mewujudkan pelayanan publik yang lebih baik.

Sebagaimana petuah Melayu mengatakan, “air yang mengalir tidak akan jernih jika jalannya tersumbat.” Begitu pula dalam organisasi. Ketika prosedur kerja mampu mengikuti kebutuhan dan mendukung kerja sama yang baik, tujuan organisasi akan lebih mudah dicapai dan manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat yang dilayani.

Artikel Terkait

Ads Here

Space Available
300 x 250

Info Webinar Terbaru

Dapatkan pemberitahuan saat ada webinar, diklat, pelatihan, sertifikasi, dan program pengembangan kompetensi ASN terbaru.

Gratis • Tanpa spam